|
PETA ADMINISTRASI KOTA SAWAHLUNTO

Kondisi Geografis
Kota Sawahlunto terletak sekitar 100 Km sebelah Timur Kota Padang dan dalam lingkup Propinsi Sumatera Barat berlokasi pada bagian tengah propinsi ini. Secara letak Kota Sawahlunto adalah 00 34’ – 00 46’ Lintang Selatan dan 1000 41’ – 1000 49’ Bujur Timur.
Secara administrasi Kota Sawahlunto terdiri dari 4 Kecamatan, 10 Kelurahan dan 27 Desa, sedangkan batasan wilayah Kota Sawahlunto dilihat dari letak administrasi berbatasan dengan :
Sebelah Utara : Berbatasan dengan Kabupaten Tanah Datar,
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kabupaten Solok,
Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kabupaten Sijunjung,
Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kabupaten Solok,
Kota Sawahlunto dikenal sebagai kota tambang dengan 4 Kecamatan, 10 Kelurahan dan 27 Desa, Kota Sawahlunto memiliki luas wilayah seluas 27.345 Ha atau 273,45 Km2, yang masing-masing wilayahnya memiliki komposisi luas dan kepadatan penduduk berbeda-beda.
Bentang alam kota Sawahlunto terbentuk oleh perbukitan terjal, landai dan dataran dengan ketinggian 250 – 650 m di atas permukaan laut. Bentangan alam dengan perbukitan terjal merupakan faktor pembatas dalam pengembangan tata wilayah kota ini, dimana sebelumnya pusat kota lama terletak pada daerah yang landai dan sempit serta memanjang dengan luas 5.8 km². Sedangkan kawasan datar yang relatif lebar terdapat pada kecamatan Talawi, wilayah ini terbentang dari utara ke selatan, sementara pada bagian utara yang bergelombang dan relatif datar, kawasan berpenduduk banyak berada pada kawasan dengan ketinggian 100 – 500 m di atas permukaan laut. Sedangkan kawasan yang terletak pada bagian timur dan selatan, memiliki topografi wilayah yang relatif curam (kemiringan lebih dari 40%).
Kota Sawahlunto terdiri dari kawasan hutan lindung (26,5%) dan kawasan budidaya (73,5%). Sedangkan untuk penggunaan tanah yang dominan adalah untuk perkebunan campuran (34,1%), hutan lebat dan belukar (19,5%), kawasan danau akibat bekas galian penambangan batu bara (0,2%).
Kondisi Topografi
Secara topografi wilayah Kota Sawahlunto terletak pada daerah perbukitan dengan ketinggian antara + 250 – 650 permukaan laut. Wilayah ini terbentang dari Utara ke Selatan, bagian timur dan Selatan mempunyai topografi yang relatif curam (kemiringan lebih dari 40 %) yang luasnya 28,52 % dari luas wilayah keseluruhan, sedangkan bagian Utara bergelombang dan relatif datar. Kemiringan dan keterjalan bentang ala mini telah menjadi kendala atau faktor pembatas pengembangan wilayah Kota Sawahlunto.
Bentang alam yang landai terletak hampir di tengah daerah Kota Sawahlunto, tetapi umumnya merupakan jalur-jalur sempit sehingga dirasa sulit untuk dikembangkan menjadi pemukiman perkotaan.
Posisinya memanjang sepanjang sesar Sawahlunto, memisahkan perbukitan terjal yang terletak di kedua sisinya. Dataran yang relatif landai sehingga memungkinkan berkembangnya pemukiman perkotaan hanya di Talawi dan Kota Sawahlunto sendiri :
|
Kecamatan
|
Luas Lahan (Ha) dengan Kemiringan Lereng ( % )
|
Jumlah (Ha)
|
|
0 - 2
|
2 - 15
|
15 - 25
|
25 – 40
|
Ø 40
|
|
1
|
Talawi
|
991.00
|
1,420.00
|
2,680.00
|
3,195.00
|
1,653.00
|
9,939.00
|
|
2
|
Barangin
|
343.00
|
1,514.00
|
1,432.00
|
3,450.00
|
2,136.00
|
8,875.00
|
|
3
|
Lembah Segar
|
240.00
|
358.00
|
694.00
|
1,836.00
|
2,110.00
|
5,238.00
|
|
4
|
Silungkang
|
29.00
|
288.00
|
735.00
|
340.00
|
1,901.00
|
3,293.00
|
|
|
Jumlah
|
1,603.00
|
3,580.00
|
5,541.00
|
8,821.00
|
7,800.00
|
27,345.00
|
Sumber : BPN Kota Sawahlunto
Kondisi Geohidrologis
Daerah Kota Sawahlunto dan sekitarnya dilalui oleh 5 (lima) buah sungai atau batang utama. Sungai-sungai atau batang itu adalah :
a. Batang Ombilin
Sungai mengalir dari Utara ke Selatan dari Desa Talawi ke Desa Rantih Kecamatan Talawi. Sungai Ombilin merupakan sungai terbesar di daerah Sawahlunto sebagai sumber air baku PDAM. Sungai ini berhulu di Danau Singkarak, Debit sungai ini di daerah Silakang – Rantih lebih dari 10/m3/detik.
b. Batang Malakutan
Sungai ini mengalir dari Barat yang berhulu di Desa Sibarambang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Solok ke Timur melewati Desa Kolok Mudiak dan Desa Kolok Nan Tuo di Kecamatan Barangin yang akhirnya bertemu dengan Batang Ombilin
c. Batang Lunto
Sungai ini berhulu di Desa Lumindai, Kecamatan Barangin dan mengalir dari arah barat menuju Timur dan membelah Kota Sawahlunto, Kecamatan Lembah Segar dan bermuara di Batang Ombilin.
d. Batang Sumpahan
Sungai ini berhulu di Sapan Kelurahan Durian II di Kecamatan Barangin kemudian bertemu dengan Batang Lunto dan akhirnya bermuara di Batang Ombilin.
e. Batang Lasi
Sungai ini berhulu di IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok yang mengalir menyusuri jalan dari Solok ke Sijunjung melalui Kecamatan Silungkang kemudian keluar di Perbatasan Kota Sawahlunto dengan Sijunjung yaitu Kecamatan Kupitan dan kemudian batang lasi ini akan bertemu dengan Batang Ombilin di Sungai Kuantan atau Indragiri. |